PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)
Teknologi telah sangat memudahkan kehidupan sehari - hari kita terutama pada masa pandemi ini. Dengan fasilitas teknologi internet pembelajaran tatap muka yang tidak dapat dilakukan, menjadi dapat dilakukan. Pembelajaran dengan fasilitas internet ini disebut Pembelajaran Jarak Jauh atau biasa disingkat menjadi PJJ.
Untuk melakukan PJJ, pelajar dan guru memerlukan sebuah media interaktif agar mereka dapat saling berkomunikasi meskipun tidak berada di suatu tempat. PJJ dengan menggunakan teknologi internet banyak memiliki nilai positif.
Efek positif berdasarkan pengalaman penulis sebagai seorang pelajar, sebagai berikut:
- Siswa dapat bertanya langsung kepada guru tanpa tertunda
- Memudahkan melakukan presentasi di kelas
- Dapat melihat semua wajah teman - teman sekelas maupun tidak sekelas
- Banyak pelajar dapat menguasai berbagai aplikasi dan software
Walaupun memiliki dampak positif, PJJ juga mempunyai dampak negatif. Dampak negatif yang penulis rasakan, adalah:
- Terkadang pelajar tidak fokus dalam mengikuti PJJ, karena gangguan lingkungan rumah
- Adakalanya koneksi internet mengalami gangguan sehingga penyampaian materi terganggu. Bisa juga gangguan koneksi tersebut membuat siswa tidak dapat mendengar dengan jelas atau tidak dapat mendengar sama sekali.
- Terkadang ada siswa yang iseng mencoret - coret presentasi sehingga siswa lainnya tidak dapat fokus dalam PJJ tersebut
- Siswa dapat bermain game online meskipun ia masih ada di pertemuan daring
- Pelajar dapat menyontek saat ulangan dengan berbagai cara
- Terkadang pelajar tegang dan bahkan stress saat mengikuti PJJ
Mental dan Fisik Pelajar di Masa Pandemi COVID-19
Saat pandemi ini, kita tidak dapat keluar rumah karena kita dituntut untuk menjaga jarak dengan orang lain. Sebagian orang mendapatkan efek buruk dan sebagian yang lain mendapatkan efek baik. Hal ini juga terjadi kepada para pelajar. Banyak pelajar menjadi sangat sedih, takut, dan kesepian, bahkan, ada yang sampai mengambil hidupnya sendiri. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh stress, ketakutan terkena virus, ataupun kesepian karena tidak dapat melihat teman - temannya secara tatap muka.
Selain berpengaruh pada mental, pandemi juga berefek pada fisik siswa. Siswa menjadi kurang sehat dikarenakan kurang olahraga, makan terlalu banyak, dan mungkin jarang sekali keluar kamar.
Selain efek - efek tersebut, siswa bisa mendapat banyak pelajaran hidup saat pandemi ini. Beberapa yang bisa kita ambil pelajaran sebagai berikut:
--- Berintrospeksi Diri
Berintrospeksi diri sangatlah penting. Kita dapat mengoreksi diri sendiri dan membenahi diri sendiri. Terkadang, kita juga memerlukan bantuan orang lain supaya kita tahu pendapat orang lain tentang kita. Ada banyak cara untuk berintrospeksi diri. Contohnya membuat satu buku harian yang kita dapat menulis tentang perasaan, pendapat tentang diri sendiri, dan pendapat orang lain tentang kita.
--- Membenahi Diri Sendiri
Setelah kita menemukan masalah dalam diri dengan cara introspeksi, kita harus berusaha untuk memperbaikinya. Memperbaiki diri sendiri tidaklah mudah. Terkadang, kita butuh orang lain untuk membantu dalam menyelesaikan masalah. Kita sebaiknya menceritakan permasalahan kepada orang yang dekat dan sangat mengerti situasi kita. Namun, kalau kita merasa belum siap menceritakannya kepada orangtua, kita dapat menceritakannya kepada kakak, adik, ataupun teman yang dapat berempati dan dapat memberikan nasihat yang sangat baik kepada kita.
Dari situ, kita dapat mengaplikasikan nasihat - nasihat tersebut dan nantinya kita berada di jalan yang benar untuk memperbaiki diri sendiri menuju ke yang lebih baik.
--- Membantu Orang Lain
Dalam membantu orang lain, kita harus mempunyai pemikiran yang positif dan harus berempati dengan mereka. Kita juga harus sangat sabar dan tidak boleh berpikir dengan menggunakan stereotip serta opini kita sendiri. Kita sebaiknya merasakan apa yang mereka rasakan dan harus mengetahui sifatnya terlebih dahulu. Kita tidak boleh memaksa suatu pemikiran kepada orang lain. Melainkan, kita harus sangat sabar terhadapnya. Buatlah orang lain merasa aman dan nyaman, dapat merasakan kehangatan hati kita, dan berikanlah nasihat - nasihat yang baik untuknya.
Sebaiknya, kita tidak marah kepadanya karena jika kita marah, ia mungkin akan merasa lebih sedih dan bahkan merasa seperti ia adalah beban berat di punggung kita. Sabar dan jujurlah dengan kata - kata kita. Temanilah orang lain supaya ia tidak kesepian. Bantulah orang lain sedikit demi sedikit menuju kebahagiaan dan kedamaian.
--- Motivasi untuk Melakukan Sesuatu yang Produktif di Pandemi
Terkadang kita mendapatkan ide atau insipirasi untuk melakukan sesuatu yang produktif, tetapi kita tidak memiliki motivasi untuk melakukannya. Apa yang sebaiknya kita lakukan?
Cara - cara mendapatkan motivasi:
- Jika merasa sangat lelah, sebaiknya kita beristirahat dulu untuk menyegarkan pikiran dan badan
- Aturlah kamar atau tempat kerja terlebih dahulu jika merasa tidak nyaman
- Regangkan badan supaya badan terasa lebih segar
- Istirahatlah secukupnya
- Lakukanlah aktivitas yang kita sukai
--- Mempelajari Pelajaran - Pelajaran yang Tidak Disukai
Hampir setiap pelajar mempunyai beberapa pelajaran yang tidak disukai, sementara pelajaran - pelajaran itu harus dipelajari. Tentu, kita menjadi malas untuk mempelajarinya. Mungkin karena pelajaran - pelajaran tersebut sangat sulit, terlalu banyak hafalan, membosankan, ataupun alasan lainnya. Bagaimana kita mempelajarinya?
Cara mempelajari pelajaran yang tidak disukai:
- Carilah aspek - aspek yang kita mungkin sukai di pelajaran itu
- Gunakan imajinasi kita supaya dapat menghafal materi - materi pelajaran itu dan pelajaran tersebut terasa lebih seru
- Bermain tebak - tebakan bersama teman, kakak, adik, atau orangtua mengenai pelajaran tersebut
Banyak pelajaran yang kita dapat ambil dari masa pandemi ini. Kita harus membantu diri kita dan orang lain yang sedang kesusahan baik mental ataupun fisik. Semoga kita dapat melewati masa pandemi dengan sabar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar